Inovasi Peternakan Mahasiswa Polbangtan Malang Juara di FETHOR 2025
Malang, Jawa Timur – Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang kembali mencetak prestasi gemilang dalam kompetisi nasional Feed Technology Efficiency and Housing Revolution (FETHOR) 2025 yang diadakan di Universitas Brawijaya PSDKU Kediri. Prestasi ini menjadi bukti kuat bahwa generasi muda vokasi pertanian Indonesia mampu menghadirkan inovasi nyata dalam bidang peternakan.
Kreasi Pakan Ruminansia Bernutrisi Juara I
Tim mahasiswa dari jurusan Agribisnis Peternakan berhasil meraih Juara I Lomba Inovasi Pakan Ternak Ruminansia Bernutrisi melalui karya mereka bernama PELDOMSI (Pellet Domba Laktasi). Inovasi ini berupa formulasi pakan pelet berbahan lokal yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi domba pada fase laktasi, sehingga mampu mendukung produktivitas indukan secara optimal.
Inovasi Kandang Berbasis AI Raih Juara III
Selain itu, tim kedua Polbangtan Malang berhasil meraih Juara III Inovasi Alat Perkandangan Ternak Berbasis Kecerdasan Buatan (AI). Mereka mengembangkan Alat Monitoring Mikrolimat Berbasis IoT, sebuah sistem otomatis yang dapat memantau suhu dan kelembapan kandang ayam broiler secara real-time untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan ternak.
Peran Kompetisi dalam Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa
FETHOR 2025 menjadi wadah strategis bagi mahasiswa vokasi pertanian untuk menyalurkan kreativitas dan menjawab tantangan nyata di bidang peternakan. Ajang ini mencakup berbagai tahapan kompetitif seperti seleksi karya, penilaian proposal, presentasi, hingga babak grand final yang melibatkan peserta dari kampus-kampus di seluruh Indonesia.
Pernyataan Tokoh dan Dukungan Pemerintah
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menekankan pentingnya pendidikan vokasi dalam mencetak generasi petani milenial yang kreatif, kompetitif, dan adaptif terhadap teknologi modern. Ia menyatakan bahwa pemanfaatan teknologi pakan dan automasi kandang akan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan produktivitas peternakan nasional.
Strategi Pendidikan Polbangtan Malang
Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana, menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan mahasiswa dan memastikan bahwa prestasi ini terbentuk dari pendekatan pembelajaran yang berfokus pada praktik dan riset. Ia menegaskan bahwa integrasi ilmu kampus dengan kebutuhan industri adalah inti dari pendidikan vokasi unggul.
Kolaborasi Mahasiswa dan Dosen Jadi Kunci Sukses
Ketua tim pemenang dari inovasi pakan, Amelia Febrianti, menyatakan bahwa kerja sama tim dan bimbingan dari dosen menjadi faktor kunci dalam keberhasilan mereka meraih juara. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana mahasiswa Polbangtan mengembangkan solusi yang aplikatif sekaligus relevan dengan kebutuhan peternak lokal.
Dukung kami agar makin semangat membagikan modul dan informasi kepada anda, dengan cara share artikel ini 🙏